Kediri, 25 Januari 2025 — Dalam rangka memperkuat wawasan dan pemahaman keislaman mahasiswa, Institut Agama Islam Nurul Hakim (IAI Nurul Hakim) menyelenggarakan Kajian Ulum Syar’i pada Sabtu, 25 Januari 2025. Kajian ini disampaikan oleh Ustaz M. Zul Azhar, M.Pd., dosen Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) IAI Nurul Hakim.
Kajian Ulum Syar’i menjadi bagian penting dalam membangun fondasi keilmuan mahasiswa, khususnya dalam memahami Islam berdasarkan sumber, prinsip, dan metodologi keilmuan yang dapat dipertanggungjawabkan. Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat epistemologi keislaman mahasiswa sehingga mereka memiliki cara pandang yang lebih sistematis, kritis, dan komprehensif dalam memahami berbagai persoalan keagamaan.
Dalam kajiannya, Ustaz M. Zul Azhar, M.Pd. menekankan pentingnya penguasaan ilmu-ilmu syar’i sebagai dasar dalam memahami ajaran Islam. Menurutnya, pemahaman terhadap agama tidak cukup hanya berlandaskan pengetahuan yang bersifat tekstual, tetapi juga membutuhkan penguasaan terhadap berbagai perangkat keilmuan yang membantu seseorang memahami teks dan konteks secara proporsional.
Kajian Ulum Syar’i juga diarahkan untuk membentuk mahasiswa yang mampu mengintegrasikan antara keilmuan, nilai-nilai keislaman, dan realitas kehidupan. Hal ini menjadi semakin penting bagi mahasiswa PAI yang nantinya memiliki peran strategis sebagai pendidik dan agen penguatan nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa mendapatkan ruang untuk memperluas wawasan, memperdalam pemahaman terhadap khazanah keilmuan Islam, serta membangun tradisi akademik yang berorientasi pada penguatan intelektual dan spiritual. Kajian juga menjadi momentum untuk menumbuhkan sikap ilmiah dalam menyikapi berbagai persoalan keagamaan yang berkembang di masyarakat.
Program Studi PAI IAI Nurul Hakim terus mendorong kegiatan-kegiatan keilmuan yang dapat menunjang kompetensi mahasiswa, baik dalam aspek akademik maupun pembentukan karakter. Penguatan kajian keislaman melalui Ulum Syar’i diharapkan dapat melahirkan mahasiswa yang memiliki kedalaman ilmu, keteguhan nilai, keluasan wawasan, dan kemampuan mengaktualisasikan ajaran Islam secara bijaksana.
Dengan demikian, Kajian Ulum Syar’i tidak hanya menjadi forum transfer pengetahuan, tetapi juga menjadi bagian dari ikhtiar IAI Nurul Hakim dalam membangun tradisi keilmuan Islam yang kuat dan relevan, sekaligus mempersiapkan lulusan yang mampu berkontribusi secara positif bagi pendidikan dan masyarakat.
